Breaking News

Kota Kecil Klaten Menawarkan Sejuta Pesona





Kota Klaten merupakan daerah asal dan tempat kelahiran saya. Klaten terletak di Provinsi Jawa Tengah, khususnya terletak diantara Solo dan Yogyakarta. Klaten termasuk kota kecil yang masih banyak dipenuhi oleh persawahan karena daerah yang dipenuhi oleh bangunan industri hanya terletak dipusat kota Klaten. Banyak tempat wisata yang ada di Klaten, contohnya yaitu Candi Prambanan, wisata mata air cokro, river boarding di kali pusur, warung apung rowo jombor, umbul ponggok, sebaran apem. Dan saya akan menjabarkan tempat wisata yang cukup terkenal yaitu sebaran apem / yaqowiyu

            Perayaan sebaran apem / yaqowiyu merupakan tradisi yang turun temurun diselenggarakan masyarakat Jatinom, Klaten setiap tahunnya untuk menghormati perjuangan Ki Ageng Gribig dalam melakukan syiar agama islam. Perayaan ini diselenggarakan setiap tahun pada hari jumat diakhir bulan Sapar dalam penanggalan islam atau jawa. Masjid Ageng Jatinom menjadi lokasi awal permulaan acara sebaran apem karena diarea ini dua gunungan apem disemayamkan selama satu malam setelah itu diboyong menuju ke Sendang Plampeyan yang ada didekatnya. Rombongan pembawa gunungan apem ini berpakaian putih-putih seperti Kyai pada zaman dahulu. Tiba di pelataran Sendang Plampeyan, dua gunungan apem diletakkan diatas panggung dan acara sebaran apem dimulai. Dua gunungan apem tersebut disebar kepada ribuan pengunjung sehingga menimbulkan keramaian dan berdesak-desakan untuk mendapatkan apem tersebut. Karena masyarakat sekitar meyakini bahwa apem tersebut akan membawa keberkahan dan keselamatan dan bagi penyelenggara berharap agar orang-orang selalu meminta sesuatu hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, tradisi sebaran apem ini menjadi ajang silaturahmi seluruh warga Klaten untuk merajut kembali tali persaudaraan. Suasana kelanjutan perayaan tradisional sebaran apem ini bertambah meriah dengan keramaian pasar malam yang berada di tepi jalan daearh Jatinom dengan dipenuhi oleh para pedagang sehinga menambah minat pengunjung untuk datang. Sehingga dapat dipastikan bahwa tradisi sebaran apem ini selalu dipenuhi oleh pengunjung dan menjadi tempat wisata yang cukup terkenal di Klaten.

            Ada pula bangunan unik yang ada di Klaten yaitu monumen juang 45, tugu tenun, monumen Ki Nartosabdo, dsb. Dan makanan khas dari kota Klaten adalah ayam panggang dan ayam bakar yang sudah terkenal. Selain itu, sop ayam juga menjadi ikon Kota Klaten karena disetiap sudut jalan banyak dijumpai warung makan sop ayam. Untuk oleh-oleh khas Klaten biasanya mulai dari jenis berbagai keripik diantaranya keripik belut, keripik cakar, keripik paru, kerupuk kulit sapi, dsb.

            Walaupun kota Klaten termasuk kota kecil namun sudah ada berbagai alat transportasi umum yang dapat dijangkau seperti kereta api, bis umum, angkutan umum, becak, ojek online,dsb. Namun untuk transportasi pesawat belum dapat dijangkau karena di Klaten belum ada bandara, sehingga untuk menggunakan pesawat harus ke bandara Yogyakarta atau Solo. Di Klaten baru ada satu plaza mall yang cukup besar yaitu matahari mall yang terdapat dipusat kota Klaten. Terdapat pula alun-alun klaten, taman kota, taman lampion, hutan kota yang dapat digunakan pengunjung untuk bersantai.

            Kota Klaten dijuluki sebagai Klaten BERSINAR yaitu Bersih Sehat Indah Nyaman Aman Rapi. Dengan bersinar, kota Klaten selalu menjaga kualitas lingkungan yang bersih agar tercipta hidup yang sehat sehingga terbentuk tatanan daerah yang indah dipandang. Dengan lingkungan yang bersih akan menimbulkan rasa nyaman dihati membuat hati menjadi aman. Dengan itu semua akan tercipta lingkungan yang bersih dan rapi.


Write by Widyaiswara Ramadhani / Landasan Sosial Budaya

2 comments: