Searching...

Antusias Warga Klaten dalam membuat E-KTP

Embun serta kabut di pagi hari masih nampak jelas sekali dimana waktu menunjukan pukul 05:15 WIB, bersama dinginnya pagi dan suara kendaraan yang masih sepi terlihat nyaman dan begitu nikmat menghirup udara ini.

Tak disangka walau matahari belum menampakan sinarnya warga Klaten nampak begitu antusias untuk membuat E-KTP.

Selain olahraga lari pagi disini saya memang sengaja ikut mengantri dengan mengambil nomor antrian terlebih dahulu untuk dipergunakan sepupu saya yang rumahnya jauh dari Pemda Klaten, sehingga meminta bantuan agar saya mengambilkan nomor antrian terlebih dahulu, dimana saya jarak dengan Kantor Pemerintahan Daerah lebih dekat dan lebih mudah.

Disini saya menemui kejanggalan dimana diwaktu atau jam yang masih pagi tetapi ternyata antrian sudah membludag, dan  untuk mengantri dengan cara menumpuk berkas-berkas yang diperlukan, saya tanya sana sini sampai 3 orang ternyata mereka sama dengan cara menumpuk berkas mereka, akhirnya saya pun putus asa karena tidak mempunyai berkas, lanjut muter - muter ternyata ada yang memegang nomor antrian dan saya bertanya, Dia mendapatkan nomor antrian dengan memencet / menggunakan alat nomor antrian yang sudah disediakan, selanjutnya saya pilih menggunakan alat pengambilan nomor antrian dan mendapatkan nomr antrian C020.

Dari sini saya berfikir kenapa dari sebegitu banyak orang berkerumun kok baru 20 yang mengambil nomor antrian apakah mereka berbeda pengurusan surat-surat  atau bagaimana ?, dari situ saya ikut nimbrung juga dengan mereka dan memang petugas mengumumkan akan dibacakan berkasnya dan nanti akan mendapatkan nomor antrian sesuai yang dibacakan, jika dipanggil tidak menjawab maka nomor antrian akan terlewati. Setelah itu saya melanjutkan pulang saja karena tidak memiliki berkas dan hanya mendapatkan nomor antrian yang saya ambil menggunakan alat pengambilan nomor antrian.
_________________________________
Simak Juga dan Tinggalkan Komentar

_________________________________

Setelah sampai rumah, saya menunggu sepupu saya datang dan memberikan nomor antrian tersebut kepadanya dan semoga dengan menggunakan nomor antrian tersebut, bisa digunakan dan tanpa harus ikut berkerumun dalam antrian karena sudah disediakan alat antrian kenapa tidak dimanfaatkan ?

Semoga saja benar adanya dimana yang menggunakan nomor antrian lebih diutamakan karena memang sesuai prosedur seperti yang sudah disosialisasikan di kecamatan-kecamatan dalam mengumpulkan berkas surat pengantar. 

Terima kasih yang kulihat dan yang kudengar

0 komentar:

Post a Comment

 
Back to top!