Skip to main content

Posts

Showing posts with the label WISATA

Candi Lumbung di Balik Pagar

Candi Lumbung merupakan salah satu candi yang berada di kompleks atau satu rangkaian dengan Candi Prambanan. Seperti halnya Candi Sewu yang pernah kami ulas setauh yang lalu.
Baca juga : Mendoan khas Banyumas di Jogja - Solo Karena lokasinya yang masih satu lingkup dengan Candi Prambanan, Candi Sewu serta berdekatan dengan Candi Bubrah sehingga memang kita harus melalui akses Candi Prambanan yang memang lebih terkenal baik di Indonesia maupun di Mancanegara, karena rangkaian seperti inilah yang membuat kompleks Candi Prambanan dengan beberapa candi-candi yang lain seperti Candi Sewu, Candi Bubrah, serta Candi Lumbung tersebutlah membuat daya tarik makin diminati serta memiliki lokasi yang sangat luas.
Baca juga : Masjid Darunnawaa, Ambal, Kebumen Dengan pepohonan yang rindang membuat suasana kompleks percandian ini sangatlah sejuk dan menyenangkan dan tidak membuat capek dalam berkeliling melihat keindahan-keindahan yang sangat mengagumkan, serta memberikan berbagai informasi tentang…

Ikan Koi Bagus

Ikan Koi adalah ikan hias yang bagus ditempatkan di kolam karena memang yang dipandang atau dilihat adalah coraknya dari atas sehingga sangatlah cocok jika diletakan atau tempatkan dikolam berbeda dengan ikan hias lainnya yang nampak bagus jika berada di sebuah aquarium, visual dari ikan koi tersebut akan terlihat indah cantik bagus serta menggemaskan memang jika dilihat dari bagian atas dengan corak warna-warni yang membuat mata terpesona untuk memandangnya.
Baca juga : Masjid Al Muttaqien Maguwoharjo Sleman Ikan Koi ini banyak diminati oleh pecinta hobi ikan hias dimana memang umurnya yang tergolong panjang sehingga anda tidak lagi takut hewan kesukaan anda mati disaat anda sedang manyayanginya, dah bahkan terdapat pula informasi yang menjelaskan bahwa ikan tertua koi berumur sekitar 200 tahun lebih, sehingga dengan data tersebut ikan ini dapat dipelihara secara turun temurun bahkan sampai anak cucu kita.
Baca juga : Mushola Al Mustaqim Timo Kerep Kunti Sampung Ponorogo Jawa Timur

DERMAGA PANTAI TPI DAN LOGENDING/AYAH

Dermaga ini menghubungkan antara Pantai TPI Kabupaten Cilacap dengan Pantai Logending / Ayah di Kabupaten Kebumen, dimana orang yang berwisata dapat menggunakan alat transportasi Perahu untuk berkeliling melintasi sungai yang membentang sepanjang Pantai TPI Cilacap dengan Pantai Logending Kebumen serta dapat menikmati keindahan alam sekeliling yang dipenuhi dengan hutan bakau dan juga dapat menjadikan sebagai alat penyeberangan dari Pantai TPI Kabupaten Cilacap menuju Pantai Logending / Ayah yang berada di wilayah Kabupaten Kebumen begitu sebaliknya, sehingga anda dapat menikmati kedua pantai tersebut dalam satu kali parkir baik anda parkir di Pantai TPI maupun anda parkir di Pantai Logending sama-sama anda dapat berkunjung ke kedua pantai tersebut dengan menggunakan alat penyeberangan berupa Perahu yang telah disediakan dan bahkan dibuatkan dermaga seperti foto di atas tersebut.
Baca juga : Ada Onta di Masjid Ar-Rohman Nglampeng, Jetis, Klaten Selatan Selain sebagai Dermaga untuk pe…

PRASASTI PERJUANGAN KEMERDEKAAN KLATEN

"PRASASTI" Perjuangan Kemerdekaan 1945 - 1950 Klaten, yang berada persis di depan dari Stasiun Kota Klaten. Prasasti ini didirikan tepatnya pada tanggal 10 November 1947 guna memperingati perjuangan Kemerdekaan di tahun 1945 sampai dengan 1950 seperti tercantum dalam Prasasti tersebut.

Baca juga : Lalu Lintas Di Atas Kertas
Dituliskan dalam prasasti tersebut "Granggang Makarti Ngusir Penjajah 1945 Tetap Dadi Trus Merdika 1946 Budidaya Arjaning Jana Pada" dan Prasasti tersebut diresmikan oleh Bupati Klaten pada masa itu. Prasasti tersebut membentuk sebuah bundaran, akan tetapi arus lalu-lintas tidaklah memutar karena memang ruang serta kepadatan kendaraan belum begitu menjadi sebuah kemacetan, mungkin bisa jadi dikemudian hari jika terjadi kepadatan yang merayap tentunya Prasasti Tersebut dapat dijadikan sebuah lalu-lintas untuk melingkari bundaran prasasti tersbut. Dan bukan tidak mungkin pula dikrenakan parkir dalam stasiun Klaten sudah tidak muat lagi sehingga b…

Bukit Patrum Bayat Lebih Mudah Lewat Jimbung

Bukit Patrum ini terletak di wilayah Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten akan tetapi anda untuk memasuki wilayah tersebut biasa dengan jalur yang ada yaitu melalui Jimbung, Kecamatan Kalikotes, awalnya memang saya kira Bukit Patrum tersebut berada di wilayah Jimbung Kalikotes tetapi melihat dari batas teritorial pemerintahan desa serta kecamatan ternyata Bukit Patrum tersebut telah berada di wilayah Krakitan Kecamatan Bayat.
Baca juga : Masjid As-Sholihin Turusan, Jemawan, Jatinom, Klaten Bukit Patrum ini diresmikan pada bulan Oktober tepatnya hari Sabtu, 28 Oktober 2017 yang langsung diresmikan oleh Bapak Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi yaitu Bapak Eko Putro Sanjojo dengan sangat meriah pada hari itu. Dengan adanya objek wisata Bukit Patrum tersebut menjadikan Masyarakat daerah sekitar tentunya akan menjadi lebih berkembnag dan maju kedepannya seiring berjalannya waktu serta penambahan atau pembaruan yang dapat memikat peminat wisatawan yang hadi…

Taman Lampion Klaten Baru

Taman Lampion Klaten sebenarnya sudah sejak lama ada akan tetapi karena kondisinya yang berada didalam pemukiman sehingga mengalami perombakan pada tahun 2017 ini dimana untuk pintu masuk dan kemungkinan area parkir yang nampak dari Jalan Pemuda Utara sehingga benar-benar terlihat dari depan oleh lalu lalang kendaraan yang melinatas.
Baca juga : Mengganti ban depan motor Mio Kami pernah mengunjungi taman lampion klaten tersebut akan tetapi karena posisinya malam serta kami hanya berdua serta sehabis hujan nampaknya jarang pengunjung akhirnya kami sudah sampai tempat parkirpun kami urungkan niat untuk masuk ke taman tersebut walau memang nampak kelihatan indah dari luar, dan kamipun hanya mengitari taman tersebut sembari menikmati pemandangan lampu-lampu yang menyala dengan indah dari balik luar taman. Karena memang yang namanya taman lampion tentunya akan indah jika kita berkunjung dimalam hari dengan hiasan-hiasan lampu yang menarik perhatian bahkan bentuk-bentuk bunga ataupun kreas…

Apem Ya Qawiyyu Jatinom Klaten di Hadiri Gubernur Jawa Tengah Bapak Ganjar Pranowo

Apem Ya Qawiyyu Jatinom Klaten di Hadiri Gubernur Jawa Tengah Bapak Ganjar Pranowo, berlokasi dekat dengan Masjid Besar Jatinom selepas Bapak Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melaksanakan ibadah sholat Jum'at.
Baca juga : Tempat Penyebaran Apem Ya Qawiyyu
Acara tersebut dihadiri oleh ribuan orang dan bahkan ada pula yang menginap dari semalam agar dapat menyaksikan acara tersebut. Masjid Besar Jatinompun tak mampu untuk menampung semua jama'ah sholat jum'at yang hadir dan bahkan sampai ke tepi Masjid dan di pinggir-pinggir jalan masuk ke Masjid. Antusias yang begitu tinggi sehingga baru sampai dijalan raya saja masih berjarak sekitar 500 meter sudah disediakan tempat parkir agar dapat menampung semua yang datang. Setiap pelataran rumah dijadikan lahan untuk parkir serta jalan masukpun dijadikan sebagai tempat berjualan apa lagi kalau buka jualan Apem Yaqowiyyu khas Jatinom tersebut. Memang Apem ini memiliki citarasa tersendiri yang nikmat dan empuk serta mudah untuk di…

TAMAN ILALANG

Indahnya taman bunga ilalang ini yang tersembunyi dan tanpa kita sadari ternyata ilalang liar yang selama ini kita bakar semasa musim kemarau ternyata begitu indahnya dikala tumbuhan ilalang ini berbunga dan nampak seperti kasur berbulu yang begitu empuk dan halusnya.

Taman ilalang ini berada di Perumahan Merapi Indah, Tegalyoso, Klaten Selatan, Klaten, Jawa Tengah yang nampaknya memang tak terekspose oleh publik karena memang lokasinya yang berada ditengah-tengah perumahan serta berada di tanah kapling yang masih  kosong dan ilalang ini liar dan juga sering dihanguskan dengan cara dibakar oleh msyarakat sekitar. Dan memang karena liarnya itu ada beberapa mahluk hidup yang berada didalamnya seperti ular, belalang dan sebagainya dan bahkan kadang malam-malam ada orang yang mencari ular ataupun belalang serta katak diarea tersebut. Jika dibakar barulah nampak tanah kapling kering yang luas dan lebar serta sering kita gunakan untuk area bermain bahkan untuk perlombaan.

Baca juga : Mio S…

Taman Bunga Amarilis

Taman Bunga Amarilis ini berada di Desa Salam, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta) serta taman tersebut biasa kita kenal bagi warga Yogyakarta atau Kecamatan Patuk dengan sebutan "Puspa Patuk" karena memang taman tersebut berisi bunga Amarilis yang sedang berkembang pada musim penghujan seperti sekarang ini.
Berdasarkan Informasi dari teman facebook kami Muhimatussolihat Farah Annisa menerangkan bahwa "Taman Bunga Amaryllis,, Seger dan Indah bgt memanjakan mata,guys..
MasyaaAllah bgt pokoknya 😍
Yg belum ke sini,buruan ke sini deh.
Minggu kemarin ke sana bunganya sebagian udah bnyak yg layu,jadi sebaiknya,kalo mau ke sini, saat awal2 mekar minggu pertama atau kedua aja "coba lg tahun depan" 😅,penasarraan. Ngambil ngambarnya gak greget,, sebagian ada yg udah rusak, padalah udah di kasih space buat jalan dan ambil gambar. Tapi,masiiih aja ada main serudug2 n injek2 aja 😥,duh yaa"
Baca juga : Bunga Desember yang be…

Layang - Layang KODOKAN

Kutemukan Layang-layang kecil yang ternyata mengingatkanku akan masa kecil yang kurang bahagia, dimana kami bekerja keras untuk menerbangkan layang-layang. Kami harus naik pohon kelapa ataupun pohon sengon terlebih dahulu agar dapat layang-layang kami terbang tinggi ke angkasa wekewkkewk.
Kamipun harus naik pohon yang begitu tinggi jika layang-layang kami turun karena menyangkut dipohon besar nan menjulang, atau alternatif lainnya adalah dengan cara kami membuat layang-layang kembali karena memang posisinya yang begitu tinggi dan kami tak dapat untuk mengambilnya. 
Tetapi dengan itu semua tidak membuat kami untuk patah arang, memang perjuangan-perjuangan seperti itulah yang dapat menerbangkan layang-layang yang indah dipandang jika sudah tinggi dan layang-layang ditempat kami memang dapat menampilkan bunyi yang nyaring serta beragam sehingga unik serta dapat menjadi sebuah ikon tersendiri bagi layang-layang milik siapa dan siapa. Dengan penuh kesabaran karena tidak sekali saja untuk …

Indahnya Kebersamaan di Pantai Nampu

Perjuangan berangkat pagi sampai sana sudah matahari mulai menyingsing dengan hanya bermodalkan petunjuk arah dan ingatan berdasarkan peta google yang terekam dalam otak kami hehehe.
Membutuhkan waktu sekitar 3 jam bahkan lebih dari Klaten dengan alasan ya itu tidak mengetahui secara pasti arah dan tujuannya sehingga mengikuti jalur saja kemana roda berputar.
Pantai Nampu ini masih berada diwilayah Wonogiri yang masih termasuk dalam Provinsi Jawa Tengah, akan tetapi kami perlu melewati Provinsi Jawa Timur yaitu Pacitan untuk mencapai ke Pantai Nampu tersebut karena jalurnya memang melewati sedikit dari arah Pacitan. Dan terdapat pantai pula kalau tidak salah pantai sembukan Jawa Timur. Terdapat dua jalur perpisahan seperti huruf Y yang ke kiri ke Pantai Jawa Timur dan yang ke kanan ke Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah.
Sesampainya di Pantai Nampu kami melihat begitu sepi dan masih alami, dan belum banyak wisatawan yang datang kesini, seperti yang terlihat dimana hanya terdapat anak-a…

Durian Montong | Bermain di Kebon Duren

ini loh duren montong yang masih metikil hehhee bagus tidak ? aku bisa petik sendiri loh kalau dah besar durennya nanti, hmmm enak kan.
Semoga dapat sampai besar nich berdua kak aku sama adik aku ye yeyeyeye
Durian Montongnya ada banyak lihat saja tuh di atas hmmm asik-asik kita tunggu sampai matang dech besok ya..........
Eh kamu durian cepet besar ya .... biar aku bisa petik kamu dan aku makan hmmmm atau aku jual ya biar dapat fulus yeyeyeyeyyee 
hmmm kok kamu belum besar-besar ya ... kapan donk besarnya eh durian ?
aku tunggu lama banget kok belum besar juga hmmm udah deh aku tinggal saja main sama adik aku
ayo adik kita main ... hmmm aku gendong ayoo tak gendong kemana mana tak gendong kemana mana
ayo adik kok gak mau juga si hmmm kesana ayo tinggalin aja tu durian dia belom mau besar - besar juga tuh
gak mau kakak aku mau jalan sendiri gak usah digendong
gak papa ayo tak gendong biar cepet 
__________________________________________ Simak Juga & Tinggalkan Jejak
Alat Panen Pa…

Bunga Desember

Bunga Desember hmmmmm, walaupun bulan masih Oktober tetapi tidak menyurutkan niat ntuh si Bunga untuk berkembang, dimana musim penghujan sudah mulai datang dan membuat bunga Desember akan muncul dan mekar begitu indahnya.
Warnanya yang merah merona membuat mata enggan untuk beralih pandangan ke yang lainnya dimana bentuk yang seperti bola ini juga membuat keunikan tersendiri dibandingkan dengan bunga-bunga yang lainnya. 
Kami menginginkan beberapa bunga ini berbunga pada satu waktu sehingga nampak bola-bola bulat berwarna merah bertebaran dibeberapa tempat unik kali ya, tapi kami hanya memiliki 1 pohon saja di dalam pot.
Setelah kami melihat ini semoga tunas-tunas baru akan tumbuh dan dapat dipisahkan dari induknya untuk ditanam di tempat lain ataupun pot bunga lain yang dapat menjadikan suatu saat nanti menjadikan beberapa pohon yang berbunga dalam waktu yang bersamaan kelihatanya asik deh. Harapan mungkin lain kali kami dapat mengekspose bunga ini di tahun depan dengan beberapa bun…

Embung Kalangan

Embung ini merupakan tampungan air yang berada di Desa Kalangan, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten dimana pemanfaatan aliran sungai yang kecil yang sekarang dibuat sebagai embung agar bermanfaat baik untuk warga sekitar embung maupun kedepannya sebagai lokawisata bagi masyarakat Klaten.
Berdasarkan informasi dari Bapak Fahrudin embung ini nantinya akan diberi nama "Jati Manunggal" karena kondisi disaat musim hujan sering terjadi banjir di persawahan serta kampung sekitar sedangkan di musim kemarau terjadi kekeringan sehingga pemerintah Desa Kalangan, Kecamatan Pedan, Kabupten Klaten memberikan solusi dengan membuat Embung Desa Kalangan yang akan menetralisir terjadinya banjir maupun kekeringan, dengan adanya embung ini dimaksudkan dikala musim penghujan datang air dapat tertampung di dalam embung serta dapat di alirkan secara bertahap jika terjadi hujan besar, dan disaat musim kemarau datang masih terdapat air sebagai pengairan untuk wilayah sekitar embung yang tentunya san…

Belajar Naik Sepeda BMX

Kak Iney belajar naik sepeda BMX besar walau umur masih 6 taun it's ok lah pokoke bismillah insyaallah bisa sing penting berani.
Iya salah satu jurus untuk mengajari anak belajar apa saja baik sepeda berenang dan sebagainya adalah sebuah kepercayaan bahwa kamu mampu dan kamu bisa harus berani dan tentunya hal tersebut akan menambah kepercayaan diri anak tersebut untuk mau dan belajar, bahkan malah kita disuruh untuk mendampinginya sampai dia benar-benar bisa melakukan hal itu sendiri. Itu semua yang kami praktikan yang kami lakukan kepada anak-anak kami agar mereka menjadi seorang yang pemberani, karena memang anak-anak kadang mengeluh gak berani pa, gak berani ma, tetapi mereka belum mencobanya, padahal jika sudah mau tentunya tidak tahu apa yang akan terjadi bisa-bisa langsung bisa ataupun harus bertahap untuk mencapai sebuah kemampuan yang mereka inginkan. Sebagai orang tua tentunya kami hanya dapat memberikan semangat-semangat dalam menjalani kehidupan didunia ini dengan bebe…

Pohon Kamboja Naga

Pohon Kamboja Naga ditemukan Kak Iney yang berada di Blimbingsari belakang kampus UGM.
Kami sebelumnya tidak menyadarinya karena tak mengira sampai kepikiran segitunya karena memang berada di dekat kami duduk-duduk di pelataran, tetapi disaat kami mengajak Kak Iney ke Jogja barulah Kak Iney yang menyadari dan bilang kepada kami, Papa papa itu seperti Ular Naga Panjang hehehe, o iya setelah kami amati memang nampak seperti bentuk hewan.

Akhirnya kami memotret pohon kamboja tersebut karena memang menurut kami begitu menarik untuk dijadikan sebuah kenangan. Memang terlihat dan nampak jelas sekali bentuknya yang nampak seperti Naga atau pula jerapah dan bahkan dinosaurus hehehe. Apa boleh jadi ini sebuah penjaga dari tempat tersebut wekkwekwekwek tidak lah ini hanya sebuah pohon yang tidak disengaja tumbuh dan membentuk pola seperti ular Naga.


Pohon kamboja naga tampak sebagian lebih luas memang kami tak menyadarinya karena memang pohon ini terdiri dari dua cabang yang menempel dan dipot…

Kereta Kencana di Jalan Jogja - Solo

Kereta Kuda Kayu bak kereta kencana yang terpampang dipinggir jalan Jogja - Solo membuat kita terpana untuk sejenak melirik bahkan berhenti untuk mengabadikan ataupun sekedar menikmati keindahan serta kekreatifitasan seorang seniman.
Dengan adanya karya seni seperti di atas dimana terlihat kereta kencana dengan kuda dari bilah  bilah kayu yang dipadukan nampaknya membuat tempat atau sebuah lokasi mudah untuk diingat dan menjadi sebuah acuan atau bisa di bilang ancer-ancer dalam bahasa kami, yang tentunya memudahkan baik pendatang maupun memperkenalkan diri dari lokasi tersebut.
Menggunakan lampu sorot serta lampu renteng membuat kereta tersebut terlihat menarik di malam hari, yang seolah-olah roda dari Kereta kencana tersebut menyala-nyala. Spot tersebut bisa dijadikan tempat selfie bagi para pengunjung selain lebih memperjelas juga mengenalkan ke khalayak ramai, agar tempat tersebut menjadi lebih terkenal dan banyak pengunjungnya.
Aksen-aksen yang mencolok serta unik tentunya dapat …

Polygon Razor 2.0 Go To JOGJA

Polygon go gak pake es ke Jogja hehe selain memang tipe sepeda yang tidak suport untuk goes goes sehingga cukup dinaikan saja ke sepeda motor gak apa lah semoga selamat smpai tujuan.
Dengan perjuangan yang begitu dahsyatnya demi membantu proses menuntut ilmu akhirnya Polygon Razor 2.0 akan kami kirim ke Jogja, dengan alat transportasi ala kadarnya adanya motor matic tidak masalah yang jadi masalah adalah kami sendiri menghalangi lajur orang lain yang biasanya di lampu merah bisa jejer tiga karena ada kami jadi muat untuk sendirian. Untuk nyalip dan disalippun susah, perlu kewaspadaan dimana jangan sampai nyangkut kendaraan lain. Dengan penuh semangat walau waktu sudah menunjukan pukul  17.10 WIB nampaknya tak menyurutkan langkah untuk menuju Kota Jogja, dengan penuh hati-hati agar tetap aman dan terjaga kami sengaja berada di lajur mobil, agar lajur sepeda motor dapat menyalip dengan aman, serta mobilpun tidak terganggun karena ukurannya yang hampir sama lebarnya.
Alhamdulillah, dari…

Patung Nartosabdo Klaten

Patung Nartosabdo Klaten merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah daerah setempat untuk seniman dari Klaten yang tersohor yaitu Ki Dalang Nartosabdo, dimana Ki Nartosabdo merupakan salah satu Dalang wayang kulit yang terkenal dan berasal dari Klaten. 
Peletakannya juga sangat strategis dimana Patung tersebut berada disaat masuk ke Kota Klaten dan menemui jalur satu arah yang membelah antara Jalan Merapi dengan Jalan Merbabu, sehingga benar-benar menambah kesan memperjelas apa yang dilihat baik oleh pejalan kaki, motor, mobil maupun kendaraan umum yang melewati jalur Kota Klaten dari arah Jogja menuju ke arah Solo.

Pertama kali kami berada di Klaten ternyata belum nampak seperti foto yang pertama melainkan seperti foto yang kedua, dimana Patung Nartosabdo hanya setengah badan dengan gunungan dibagian belakang hanya kerangkanya berbeda dengan yang sekarang yang tentunya lebih menarik. _______________________________________ Simak Juga & Tinggalkan Jejak
Umbul Buto Klaten Stadion Tr…

Umbul Buto Klaten

Umbul Buto Klaten, merupakan sebuah umbul yang berada di wilayah Desa Kedungan, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, menurut beberapa informasi sebenarnya warga sekitar sudah memahami akan keberadaan umbul yang berisikan arca, akan tetapi karena kurangnya respon dari pemerintah sehingga tetap dibiarkan dan dalam keseharian memang tergenang oleh air yang menjadikan sebuah umbul dan tak nampak terlihat arca yang terdapat di dalamnya.
Ternyata berdasarkan informasi yng kami peroleh patung - patung ini adalah bukan arca dimana yang namanya arca adalah sebuah patung dalam keagamaan sebagai persembanhan, akan tetapi patung yang di dalam umbul buto tersebut adalah patung yang digunakan sebagai hiasan didalam umbul yang dimanfaatkan pada jaman belanda, tentunya informasi inipun masih belum begitu akurat karena masih simpang siur dan masih banyak berbagai versi yang menyatakannya.

Sebenarnya sudah lama penemuan ini hanya saja kurang mendapatkan respons serta sedimen yang terus menumpuk dan meng…