Skip to main content

Posts

ADA ONTA DI MASJID AR-ROHMAN NGLAMPENG, JETIS, KLATEN SELTAN, KLATEN

Awalnya sedikit kaget ada onta di samping Masjid dengan mulut ditutup, tetapi setelah kami amati ternyata hanya sekedar ilustrasi saja untuk memeriahkan sebuah acara yang di ikuti oleh warga Nglampeng Desa Jetis Kecamatan Klaten Selatan Kabupaten Klaten.
Baca juga : Prasasti perjuangan kemerdekaan kalten Suasana pedesaan yang nampak terasa jelas sekali membuat kamipun merasakan sebuah kenyamanan dengan suara gemercik air sungai serta persawahan yang berada di samping dari Masjid Ar-Rohman Dukuh Nglampeng Desa Jetis  Kecamatan Klaten Selatan Kabupaten Klaten tersebut. Dengan penuh kesederhanaan nampaknya tak sedikitpun membuat kami merasa ada yang kurang dan bahkan malah membuat hati makin tentram untuk berada di sini. Keramahan dari jama'ah yang hadirpun membuat kami merasa tersentuh dan ingin mengobrol berbincang lebih lama lagi tetapi memang semua setelah selesai merekapun harus menjalani kehidupan masing-masing dimana ada yang melanjutkan pekerjaan dan ada pula yang mengurus t…

PRASASTI PERJUANGAN KEMERDEKAAN KLATEN

"PRASASTI" Perjuangan Kemerdekaan 1945 - 1950 Klaten, yang berada persis di depan dari Stasiun Kota Klaten. Prasasti ini didirikan tepatnya pada tanggal 10 November 1947 guna memperingati perjuangan Kemerdekaan di tahun 1945 sampai dengan 1950 seperti tercantum dalam Prasasti tersebut.

Baca juga : Lalu Lintas Di Atas Kertas
Dituliskan dalam prasasti tersebut "Granggang Makarti Ngusir Penjajah 1945 Tetap Dadi Trus Merdika 1946 Budidaya Arjaning Jana Pada" dan Prasasti tersebut diresmikan oleh Bupati Klaten pada masa itu. Prasasti tersebut membentuk sebuah bundaran, akan tetapi arus lalu-lintas tidaklah memutar karena memang ruang serta kepadatan kendaraan belum begitu menjadi sebuah kemacetan, mungkin bisa jadi dikemudian hari jika terjadi kepadatan yang merayap tentunya Prasasti Tersebut dapat dijadikan sebuah lalu-lintas untuk melingkari bundaran prasasti tersbut. Dan bukan tidak mungkin pula dikrenakan parkir dalam stasiun Klaten sudah tidak muat lagi sehingga b…

Lalu Lintas Di Atas Kertas Oleh Kak Nekia

Kreativitas tanpa batas dapat menghasilkan sebuah hasil karya yang sangat mengagumkan dengan segala argumennya walau tak nampak seperti yang kita lihat tetapi sebuah makna yang terkandung dari hal tersebut dapat menuturkan dan menginformasikan betapa berharganya hal kecil yang memiliki nilai besar dari peran si pembuatnya.
Baca juga : Masjid Sorowaden, Kahuman, Ngawen, Klaten Seperti halnya gambar ini dimana sebuah kertas dengan potongan-potongan kecil serta membentuk entah apa yang dimaksudkan, tetapi setelah dijelaskan barulah kami menganggukan kepala, dimana keseharian yang kami lewati ternyata tergambar dan terpola dalam otak yang membentuk sebuah kekreativitasan sebuah kertas origami.
Baca juga : Bukit Patrum Krakitan atau Jimbung ? Sebuah lalu-lintas tersirat dan terbentuk gambar serta benda dalam sebuah kertas origami, dimana terdapat lampu lalu lintas merah, kuning, hijau yang mengharuskan Mobil serta Motor harus berhenti dan harus mentaati peraturan. Begitulah cerita dari ke…

Masjid Sorowaden Desa Kahuman Kecamatan Ngawen Kabupaten Klaten

Masjid Sorowaden yang berada di desa Kahuman Kecamatan Ngawen Kabupaten Klaten merupakan salah satu lagi dari masjid tua yang berada di Klaten dimana memang dari sesepuh di Sorowaden menyebutkan bahwasanya ini masjid sejak mbah saya saja sudah ada. 
Baca juga : Taman Edukasi Gunung Api Purba Nglanggeran Masjid yang luas tentunya dapat menampung seluruh jama'ah yang hadir, sehingga tidak perlu lagi mendirikan Masjid ditempat atau dilingkup tersebut karena satu masjidpun akan menjadikan ukuwah antar umat menjadi terjalin dengan baik. Walaupun sedikit pemugaran tetapi unsur-unsur budaya lama seperti daun pintu yang lama masih menempel dengan kondisi baik.

Baca juga : Mangga Manis Kupas Jaman Now Seperti gambar di atas dimana terdapat benda yang berumur lama yaitu alat katrol air sumur timba, dimana anda harus memutar alat tersebut agar air dapat terangkat sampai ke atas. tentunya alat tersebut tercipta lebih dulu dibandingkan dengan alat katrol yang sekarang telah kita temui disumur…

Mangga Manis Di Kupas Jaman Now

Pola atau cara kupas seperti gambar disamping ternyata sudah mendarah daging untuk jaman sekarang dimana memang terdapat salah satu jenis mangga yang dikombinasikan dengan buah alpukat sehingga menjadikan buah yang manis serta mudah untuk dikupas tanpa tangan kita menjadi lengket dan sebagainya.
Baca juga : Bukit Patrum Krakitan Bayat Setelah mengupas seperti gambar tersebut kita dapat makan buah mangga tersebut dengan sendok atau semacamnya sehingga benar-benar mudah dan tidak belepotan baik di tangan maupun dibibir/mulut kita. Apalagi bagi anak kecil tentunya sangat memudahkan dan menjadikan mereka menyukai buah mangga tersebut yang biasanya malas utuk memakannya karena tangan menjadi kotor sekarang tak lagi seperti dulu, apa lagi dengan mangga yang sudah masuk ke kulkas ini jadi tekstur sedikit lebih keras dan mudah untuk diambil daging buahnya. Semoga teknik seperti ini dapat dinikmati oleh penduduk kampung yang belum  mengetahui informasi tersebut lewat internet yang beberapa la…

Bukit Patrum Bayat Lebih Mudah Lewat Jimbung

Bukit Patrum ini terletak di wilayah Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten akan tetapi anda untuk memasuki wilayah tersebut biasa dengan jalur yang ada yaitu melalui Jimbung, Kecamatan Kalikotes, awalnya memang saya kira Bukit Patrum tersebut berada di wilayah Jimbung Kalikotes tetapi melihat dari batas teritorial pemerintahan desa serta kecamatan ternyata Bukit Patrum tersebut telah berada di wilayah Krakitan Kecamatan Bayat.
Baca juga : Masjid As-Sholihin Turusan, Jemawan, Jatinom, Klaten Bukit Patrum ini diresmikan pada bulan Oktober tepatnya hari Sabtu, 28 Oktober 2017 yang langsung diresmikan oleh Bapak Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi yaitu Bapak Eko Putro Sanjojo dengan sangat meriah pada hari itu. Dengan adanya objek wisata Bukit Patrum tersebut menjadikan Masyarakat daerah sekitar tentunya akan menjadi lebih berkembnag dan maju kedepannya seiring berjalannya waktu serta penambahan atau pembaruan yang dapat memikat peminat wisatawan yang hadi…

Masji As-Solihin

Masjid As-Sholihin merupakan Masjid yang berdiri kokoh dan besar serta luas berada di Dukuh Turusan, Desa Jemawan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten.
Baca juga : Masjid Al-Agung Kauman, Jimbung, Kalikotes, Klaten
Dengan begitu luasnya tentunya Msjid ini dapat menampung seluruh jama'ah yang hadir terutama untuk Dk. Turusan, Desa Jemawan tersebut yang mana untuk halaman depan Masjidpun sangatlah luas.

Baca juga : Masjid Baitul Hakim Semangkak
Masjid ini memiliki tempat tersendiri untuk belajar mengaji dan kegiatan lainnya, sehingga membuat Masjid As-Sholihin tentunya menjadi makmur, Warga sekitarpun terlihat antusias sekali dalam melakukan kegiatan dilingkungan Masjid yang tentunya menambah erat tali persaudaraan antar warga yang terjalin dalam satu lingkup Masjid As-Sholihin tersebut.

Baca juga : Masjid Majasem berdiri sejak 1300an Masehi
Melihat dari besarnya Masjid As-Sholihin tentunya diharapkan pengurus serta warga melakukan kegiatan rutin untuk membersihkan dan menjaga agar…

Masjid Agung Kauman, Jimbung, Kalikotes, Klaten

Masjid Agung Kauman, Jimbung, Kalikotes, Klaten merupakan Masjid yang di lindungi di Wilayah Kabupaten Klaten, seperti halnya yang lainnya seperti Masjid Golo Pandanaran Bayat serta Masjid Majasem yang telah berdiri sekitar 1300an tahun silam, terlihat dari arsitek bangunan yang berupa kayu penyangga dengan umur yang begitu tua sehingga sangat perlu dilestarikan dan dilindungi.
Baca juga : Masjid Baitul Hakim Semangkak
Masjid Agung Kauman ini sebelum kita masuk ke Masjid dikelilingi oleh kolam air yang dimaksudkan untuk menjaga kebersihan kita sebelum menginjak lantai Masjid Agung ini, tetapi seiring berkembangnya jaman tentunya setiap orang sudah memiliki atau menggunakan alas kaki sehingga tidak perlu lagi melewati kolam tersebut, dan sekarang sudah terpasang jembatan untuk melintasi kolam tersebut, dan adapun tempat wudhu berada di pojok paling depan sebelum masuk ke Masjid sehingga benar-benar anda bersih sebelum menginjak batas suci dari Masjid Agung Kauman tersebut.

Baca juga :…

Masjid Majasem Berdiri Sejak 1300an Masehi

Masjid Majasem dinamakan Masjid Al-Makmur berada di Dukuh Majasem, Desa Pakahan, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten berdiri sejak tahun 1300an masehi, disini terjadi beberapa pemugaran seperti di tahun 1700an dimasa Kasunanan Surakarta dengan Kesultanan Jogjakarta berpisah, serta pembuatan serambi yang dibuat sekitar tahun 1934 serta dilakukan pemugaran lagi pada tahun 2003 silam.
Baca juga : Gareng Pong Pertanda tempat kamu masih alami Kami mendapatkan informasi dari takmir Masjid serta ada sesepuh yang menceritakan bagaimana kisah turun temurun yang berada di Masjid Majasem tersebut. Serta memberikan informasi berdasarkan prasasti dari keramik yang terpampang didinding-dinding dari Masjid Majasem ini, berdasarkan informasi kebenaran dari tahun 1300an ini tentunya Masjid ini lebih tua dari Masjid Demak dan juga Masjid yang berada di salah satu wilayah Klaten lainnya yaitu Masjid Joglo di lingkungan Sunan Pandanaran. Masjid ini tentunya tersemat perlindungan dari cagar budaya yait…

Gareng Pong Pertanda Tempat Anda Masih Alami

Gareng Pong ini biasa kami dengarkan disaat hari menjelang gelap dan menjelang matahari bersinar serta nampak di area pedesaan yang masih banyak memiliki pepohonan rindang, sehingga berbanggalah kalian yang rumahnya masih terdapat suara gareng pong tersebut karena udara yang segar yang masih alamilah yang membuat kita tetap merasakan kesehatan tanpa polusi.
Baca juga : Masjid Baitul Hakim Semangkak Klaten Karena binantang ini berada dipepohonan sehingga kita jarang sekali menemukan binatang tersebut berbunyi diperkotaan. Ada yang unik dari gareng pong ini, dimana jikalau ada manusia yang datang dan mendekatinya gareng pong ini seperti patung tak bersuara dan bahkan tak bergerak sama sekali. Dan kamipun sering melihat binatang ini sudah mengering entah dia bermetamorfosis atau apa kami belum tahu, dan kalau ada yang tahu mohon berkomentar hehehe biar berbagi ilmu :D, karena seperti ular yang meninggalkan kulitnya begitu pula gareng pong yang seakan-akan dia berubah wujud. dan meningga…

Masjid Baitul Hakim Semangkak

Masjid Baitul Hakim merupakan salah satu Masjid yang berada di wilayah Klaten, dan tepatnya di Jl. Mayor Kusmanto No. 17 Semangkak, Klaten Tengah, Klaten.
Baca juga : Musim Hujan di Akhir Tahun 2017 Masjid yang lokasinya berada di tepi jalan ini tentunya sangatlah bermanfaat bagi para musafir dimana dengan mudah ditemukan untuk beribadah dan beristirahat dalam perjalanan.  
Baca juga : Mie Ayam Selera Klaten Sepanjang Jalur ini di Jalan Mayor Kusmanto juga memang disediakan atau diperuntukan untuk kuliner serta berjualan makanan baik warung restorant steak maupun hanya membuka lapak yang telah disediakan oleh Pemerintah daerah setempat untuk mendirikan lapak mereka di pinggir trotoar sehingga memang dikhususkan jadi tidak membuat pejalan kaki yang lewat trotoar terganggu dan bahkan malah dapat menikmati pemandangan yang berjualan baik makanan maupun buah-buahan. Dengan adanya tempat kuliner tersebutlah keberadaan Masjid Baitul Hakim sangat bermanfaat dimana baik pedagang maupun pembe…

Musim Hujan di Peghujung Tahun 2017

Bulan November sudah memasuki pertengahan dan menginjak lebih dari setengah tanggal dimana akhir tahun 2017 nampaknya sudah bentar lagi terlewati hanya menghitung beberapa hari kedepan yang sudah hampir memasuki bulan Desember di penghujung tahun 2017 ini.
Baca juga : Mie Ayam Selera Klaten
Siang hari bolong yang biasanya panas terik matahari nampaknya sekarang tak lagi terlihat karena semua tertutup oleh awan mendung disertai derasnya air turun hujan yang hampir menyelimuti seluruh wilayah dari Klaten. Berbeda dengan tempat lain seperti di Banyumas dan sekitarnya dimana Hujan turun memang sudah beberapa bulan terakhir, tetapi disini Klaten hanya beberapa hari saja dan kemudian panas kembali. Nah baru terlihat hujan deras di siang ini nampaknya akan membuat pola cuaca yang mulai berubah dan menjadi Hujan yang lebat serta menyejukan bagi kita semua. Tak lagi memerlukan kipas angin bahkan AC karena memang udaranya yang sejuk serta enak untuk bersantai, hanya saja berbeda dengan para pe…

Mie Ayam "SELERA" Klaten

Siapa yang tidak kenal dengan Mie Ayam ? tentunya hampir semua pernah melihat, merasakan, dan mengidam-idamkan yang namanya Mie Ayam hehe apa lagi dengan kondisi mendung seperti ini penginnya yang hangat ditemani segelas teh hangat atupun jeruk hangat sungguh nikmatnya. Baca juga : Kupu-kupu Turi
Harga yang ekonomis dan tidak membuat kantong kempes tentunya yang membuat Mie Ayam ini berdiri dimana - mana dan mereka membuka usaha yang modal yang tidak begitu besar tetapi banyak peminatnya, kami pribadi pernah selama 1 (satu) tahun hidup bersama kaka yang berjualan Mie Ayam keliling sehingga tahu bagaimana cara membuat dan sebagainya karena setiap pagi kami membantu untuk mempersiapkan itu semua dan mengambil bahan-bahan yang didapatkan. Mengenang masa-masa lampau nampaknya mengingatkanku pada kaka sepupuku yang jauh disana karena memang kami sekarang tak lagi di kampung tempat kelahiran dulu, tetapi sesekali kamipun mengunjungi kaka yang disana dan sayangnya disaat kami kesana kaka se…

KUPU-KUPU TURI

Kupu - kupu Turi ini nampak sekali badannya yang besar tetapi sayapnya kecil, dan nampaknya tidak dapat terbang apakah karena ukurannya atau memang kupu-kupu yang masih muda sehingga masih terlihat ukuran bandan yang begitu besar, tetapi tidak juga si kalau Kupu-kupu biasanya juga langsung dapat terbang setelah berubah dari kepompong menjadi kupu-kupu seperti dalam Kupu-Kupu daun jeruk yang kami ulas waktu kemarin.
Baca juga : Masjid Nurul Iman Sawit Boyolali Melihat kondisinya apakah kupu-kupu ini sedang sakit ? karena bisa sampai ke sini tapi jalannya pelan-pelan tanpa terbang, tentunya perlu diteliti ataupun ada yang memahami tentang kupu-kupu silahkan komentar di bawah ya agar dapat saling berbagi informasi, sehingga membuat internet ini bermanfaat dan tidak hanya sebagai pengonsumsi informasi tetapi juga dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi sesama.

Baca juga : Taman Lampion Baru Klaten
Kamipun menaruh kupu-kupu tersebut di dedaunan agar dapat makan daun ataupun dapat …

Masjid Nurul Iman

Masjid dengan exsterior yang menawan membuat kamipun tertarik untuk mengunjunginya, walau berukuran kecil tetapi exsteriornya benar-benar menarik perhatian kami, dan satu lagi adalah Pohon Buah Naga yang sedang berbuah menambah begitu menarik dan mempesonanya Masjid Nurul Iman Kecamatan Sawit Kabupaten Boyolali

Baca Juga : Renovasi Taman Lampion Klaten
Sebenarnya kami ingin melewati pojok utara dan timur dari wilayah Kabupaten Klaten tapi nampaknya kami kelewatan sehingga sampailan di Masjid Nurul Iman yang sudah memasuki wilayah Kecamatan Sawit Kabupaten Boyolali, tetapi tidak apa karena ini menjadi sebuah pengalaman tersendiri bagi kami yang tanpa sengaja melewati jalur tersebut.

Baca juga : Mengganti Ban Depan Motor Mio Sporty 2009 di Planet Ban Klaten
Sesampai disana memang belum waktu masuk akan tetapi kami sengaja beristirahat sejenak sembari meluangkan waktu untuk melihat daerah sekitar dari Masjid Nurul Iman tersebut yang masih asri pedesaan banyak pepohonan dan ada pula yang…

Taman Lampion Klaten Baru

Taman Lampion Klaten sebenarnya sudah sejak lama ada akan tetapi karena kondisinya yang berada didalam pemukiman sehingga mengalami perombakan pada tahun 2017 ini dimana untuk pintu masuk dan kemungkinan area parkir yang nampak dari Jalan Pemuda Utara sehingga benar-benar terlihat dari depan oleh lalu lalang kendaraan yang melinatas.
Baca juga : Mengganti ban depan motor Mio Kami pernah mengunjungi taman lampion klaten tersebut akan tetapi karena posisinya malam serta kami hanya berdua serta sehabis hujan nampaknya jarang pengunjung akhirnya kami sudah sampai tempat parkirpun kami urungkan niat untuk masuk ke taman tersebut walau memang nampak kelihatan indah dari luar, dan kamipun hanya mengitari taman tersebut sembari menikmati pemandangan lampu-lampu yang menyala dengan indah dari balik luar taman. Karena memang yang namanya taman lampion tentunya akan indah jika kita berkunjung dimalam hari dengan hiasan-hiasan lampu yang menarik perhatian bahkan bentuk-bentuk bunga ataupun kreas…

Mengganti Ban Depan Mio #Planet Ban

Langkah awal adalah melepaskan roda dari motornya dimana dibutuhkan kunci-kunci yang tepat agar mudah serta sesuai dengan penggunaannya sehingga tidak merusak dari baut-baut yang membuat aus dan sebagainya. Baca juga : Apem Ya Qawiyyu Klaten dihadiri Gubernur Jawa Tengah Bapak Ganjar Pranowo

Agar kondisi kendaraan tidak berubah maka harus ada penyangga untuk kedua forknya menggunakan tiang berlobang yang sudah disesuaikan akan ketinggiannya. Baca juga : Taman Ilalang Klaten

Selanjutnya pelepasan Ban yang akan diganti, seperti digambar adalah penggantian Ban luar tetapi semua baik ban luar maupun dalam harus dicek, langkah tersebutpun menggunakan alat yang sesuai kegunaanya yang membuat kepraktisan serta mudah dan juga tepat guna. Baca juga : Mio ku telah menempuh jarak yang begitu memukau

Dilanjutkan dengan pemasangan ban yang baru yang sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan, nampak disini digunakan alat yang begitu praktis dan mudah serta tepat sekali untuk melakukan penggantian ban y…

Apem Ya Qawiyyu Jatinom Klaten di Hadiri Gubernur Jawa Tengah Bapak Ganjar Pranowo

Apem Ya Qawiyyu Jatinom Klaten di Hadiri Gubernur Jawa Tengah Bapak Ganjar Pranowo, berlokasi dekat dengan Masjid Besar Jatinom selepas Bapak Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melaksanakan ibadah sholat Jum'at.
Baca juga : Tempat Penyebaran Apem Ya Qawiyyu
Acara tersebut dihadiri oleh ribuan orang dan bahkan ada pula yang menginap dari semalam agar dapat menyaksikan acara tersebut. Masjid Besar Jatinompun tak mampu untuk menampung semua jama'ah sholat jum'at yang hadir dan bahkan sampai ke tepi Masjid dan di pinggir-pinggir jalan masuk ke Masjid. Antusias yang begitu tinggi sehingga baru sampai dijalan raya saja masih berjarak sekitar 500 meter sudah disediakan tempat parkir agar dapat menampung semua yang datang. Setiap pelataran rumah dijadikan lahan untuk parkir serta jalan masukpun dijadikan sebagai tempat berjualan apa lagi kalau buka jualan Apem Yaqowiyyu khas Jatinom tersebut. Memang Apem ini memiliki citarasa tersendiri yang nikmat dan empuk serta mudah untuk di…

TAMAN ILALANG

Indahnya taman bunga ilalang ini yang tersembunyi dan tanpa kita sadari ternyata ilalang liar yang selama ini kita bakar semasa musim kemarau ternyata begitu indahnya dikala tumbuhan ilalang ini berbunga dan nampak seperti kasur berbulu yang begitu empuk dan halusnya.

Taman ilalang ini berada di Perumahan Merapi Indah, Tegalyoso, Klaten Selatan, Klaten, Jawa Tengah yang nampaknya memang tak terekspose oleh publik karena memang lokasinya yang berada ditengah-tengah perumahan serta berada di tanah kapling yang masih  kosong dan ilalang ini liar dan juga sering dihanguskan dengan cara dibakar oleh msyarakat sekitar. Dan memang karena liarnya itu ada beberapa mahluk hidup yang berada didalamnya seperti ular, belalang dan sebagainya dan bahkan kadang malam-malam ada orang yang mencari ular ataupun belalang serta katak diarea tersebut. Jika dibakar barulah nampak tanah kapling kering yang luas dan lebar serta sering kita gunakan untuk area bermain bahkan untuk perlombaan.

Baca juga : Mio S…

Mio Sporty 2009 Telah Menemaniku Menempuh Jarak 98.988,9 Kilometer

Delapan tahun sudah kita bertualang bersama-sama baik senang maupun duka untuk menuju kearah yang lebih baik lagi dan lebih lagi. Dengan gas tipis-tipis dari pantai sampai pegununganpun telah dilalui bahkan sampai gas pun tak dapat mendorongmu aku yang akan mendorongmu sampai puncak. Baca cerita tertuang dari perjalanan ini yang membuat kami merasa saling memiliki dan bersatu untuk satu tujuan yang sama.
Baca Juga : Batang Keluar dari Perut Pohon Dari sekedar perjalanan yang tanpa arah, kamupun selalu setia menemani kami, perjalanan yang luar biasa beberapa kali melewati jalur pantai selatan Klaten - Jogja - Purworejo - Kebuman - Banyumas dan dilanjutkan kembali jalur tengah melalui Purbalingga - Banjarnegara - Wonosobo - Temanggung - Magelang - Jogjakarta dan kembali ke Klaten lagi, selain itu jalur tersebutpun kami melalui jalan pintas yang melewati Borobodurpun telah kau lewati.
Baca Juga : Masjid At-Taqwa Gergunung Klaten Utara Perjalanan Melingkari Gunung Merapipun kau lewati de…